Auto-deleveraging, atau ADL, memaksa pengurangan posisi lawan terpilih saat proses risiko likuidasi bursa mencapai batas tertentu. Mekanisme ini membantu menyelesaikan eksposur yang tidak dapat ditangani likuidasi biasa dan bantalan keuangan yang ditentukan dalam aturan. Trader terpilih belum tentu trader yang awalnya kekurangan margin.
Pemicu dan pihak terdampak
Pemicu berbeda-beda: habisnya dana asuransi, ambang penurunan dana, atau batas eksposur yang dapat didukungnya. ADL karena itu tidak harus menunggu saldo dana mencapai nol.
Pemilihan umumnya memakai peringkat profitabilitas dan leverage efektif. Posisi untung dapat diprioritaskan, tetapi sebagian sistem juga memilih posisi lawan yang rugi. Indikator ADL menunjukkan urutan relatif dalam model tertentu, bukan probabilitas pengurangan yang dijamin.
Penutupan paksa dengan konsekuensi berbeda
Posisi terpilih dapat dikurangi sebagian atau seluruhnya tanpa order keluar pilihan pemiliknya. Eksekusi dapat memakai harga kebangkrutan atau pencocokan menurut aturan, bukan harga pasar saat ini. Harga, biaya, dan pemberitahuan bergantung bursa.
Pengurangan merealisasikan hasil dan menghapus sebagian eksposur. Jika posisi bagian dari lindung nilai, portofolio tersisa dapat tidak seimbang. ADL relevan bahkan bagi akun untung dengan margin cukup dan berbeda dari likuidasi akibat kekurangan margin akun itu sendiri.