Wash trading adalah transaksi menyesatkan yang menciptakan kesan aktivitas tanpa perubahan nyata pada eksposur ekonomi. Praktik ini dapat memakai akun dengan pengendali yang sama atau transaksi terkoordinasi untuk meniadakan risiko pasar yang berarti.
Mengapa volume bisa menyesatkan?
Aset atau tempat perdagangan tampak lebih aktif daripada kenyataannya. Volume tercatat dapat disalahartikan sebagai permintaan independen atau likuiditas yang tersedia. Di pasar kripto, masalah ini mencakup token fungibel maupun NFT.
Misalnya, transfer antar dompet milik orang yang sama dapat menyerupai rangkaian penjualan. Riwayat transaksi saja tidak membuktikan bahwa pembeli independen membayar harga yang ditampilkan. Sebaliknya, alamat publik juga tidak selalu cukup untuk menyimpulkan kepemilikan yang sama.
Perbedaan dari perdagangan biasa
Membeli lalu menjual aset tidak otomatis termasuk wash trading. Pembentukan pasar, lindung nilai dan pertemuan order sendiri secara tidak sengaja perlu dinilai dari niat, kendali dan eksposur nyata.
Larangan dan penegakan bergantung pada instrumen, tempat perdagangan dan yurisdiksi; CME melarangnya secara tegas dalam peraturannya. Karena itu, volume perlu dibaca bersama kedalaman pasar dan kualitas pihak lawan, bukan dianggap bukti permintaan yang dapat dipercaya.